Suatu hari yang tak terlupa
Di persimpangan arus mayapada
Mawar penuh luka menyapa
Bercerita runtut tentang dirinya
Ia cantik
menarik
mandiri
dan menyendiri
Sikapnya menyenangkan hati
tuturnya menarik penuh arti
senyumnya menggoda hati
membuatku betah menghabiskan hari
Tak terasa malam melesat ke larut
Ia pamit dan berlalu
Pergi membawa serta cintaku.
Seperti angin laut
membelai dan berlalu
menyisakan tapak desirnya.
Aku mencarinya dalam mimpi
dan tiap kali terbangun
aku menemukan wanita yang sama
wanita yang menjaga waktuku.
Jakarta, 18/1/2014
Banyak rahasia yang tersembunyi di Langit. Untuk mengenalnya, dekatkan diri pada Illahi agar tirai ilmu terurai.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Poll
Total Pageviews
Categories
- artikel (10)
- Bung Safety (1)
- Catatan (23)
- Cerpen (3)
- essay (27)
- Kenakalan Kreatif (4)
- Monolog (2)
- Perjalanan (5)
- Pidato (4)
- PUISI (33)
- Resensi (5)
- Serial Kecelakaan Transportasi (8)
- Suma menagih tuhan (14)
- Surat-Surat (9)
Popular Posts
Mengenai Saya
Diberdayakan oleh Blogger.
Labels
- artikel (10)
- Bung Safety (1)
- Catatan (23)
- Cerpen (3)
- essay (27)
- Kenakalan Kreatif (4)
- Monolog (2)
- Perjalanan (5)
- Pidato (4)
- PUISI (33)
- Resensi (5)
- Serial Kecelakaan Transportasi (8)
- Suma menagih tuhan (14)
- Surat-Surat (9)
Blog Archive
-
▼
2014
(47)
-
▼
Januari
(18)
- DARI COBLOS KE CONTRENG
- SIAPA
- SEPENGGAL CERITERA KETIKA TSUNAMI MENGHANTAM ACEH (2)
- CANDU
- HANYA KITA
- MARI BINGUNG MENCARI KESALAHAN
- KEMBALINYA SANG PENGANTIN
- RUMAH ASPIRASI
- MENCARI DALAM MIMPI
- ISAK TANGIS IBU PERTIWI
- KETIKA MONAS BERWAJAH MURUNG
- JENDELA HATI
- PUISI-PUISI PENDEK
- TERJEBAK PEMBERITAAN MEDIA
- PINISI (1)
- MENCARI RASA TAHUN BARU
- MAAF TELAH MENCURI BUKUMU
- REPORTASE PAGI DI AWAL TAHUN 2014
-
▼
Januari
(18)
..